SERANG, MNNEWS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mendapatkan penghargaan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia Tahun 2022.

Penghargaan itu diberikan atas upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinkes Provinsi Banten dalam meningkatkan sumberdaya pekerja perempuan yang sehat dan produktif melalui peningkatan kesehatan dan gizi.

Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, secara umum GP2SP merupakan upaya pemerintah, masyarakat maupun pengusaha untuk menggalang kesadaran dan peran guna meningkatkan kepedulian, khususnya kepedulian memperbaiki kesehatan pekerja perempuan. Sehingga dapat meningkatkan produktifitas.

“Kami memberikan apresiasi kepada Kemenkes atas penghargaan yang diberikan. Tentunya, ini merupakan hasil dari komitmen Pemprov Banten bersama seluruh stakeholder dalam pelaksanaan GP2SP khususnya di Banten,” ujar Ati, Kamis, 24 November 2022.

Dijelaskan Ati, Pemprov Banten melalui Dinkes terus mendorong pengusaha untuk melaksanakan GP2SP dalam upaya meningkatkan kesehatan pekerja perempuan agar sehat dan produktif.

“Selain itu, kami juga melakukan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan GP2SP. Dan meningkatkan pemberdayaan pekerja untuk berperan aktif dalam gerakan tersebut,” jelasnya.

Ati mengungkapkan, setidaknya terdapat beberapa strategi yang dilakulan pemerintah bersama stakeholder untuk mengoptimalkan GP2SP. Pertama, memberikan advokasi dan sosialisasi secara berjenjang dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara terpadu.

Dua, mengembangkan media komunikasi informasi dan edukasi (KIE) melalui media cetak dan elektronik. Tiga, meningkatkan tanggungjawab dan peran serta pengusaha dalan melaksanakan GP2SP di lingkungan perusahaan melalui dukungan sumberdaya. Empat, meningkatkan pemantauan dan evaluasi melalui keterpaduan dengan pihak terkait.

Terkait peran Dinkes dalam menyukseskan GP2SP, Ati mengaku, pihaknya bersama beberapa OPD membentuk Tim GP2SP tingkat Provinsi Banten.

“Kalau dari sisi kesehatan, kami memberikan asupan gizi kepada pekerja perempuan, memberikan pelayanan kesehatan reproduksi, peningkatan pemberian ASI (air susu ibu, red) di tempat kerja dan penyediaan makanan melaluo kantin sehat. Kita juga melakukan pembinaan secara terpadu, pembinaan teknis,” ujarnya.

Berdasarkan informasi, data pekerja perempuan di Banten mencapai 34,46 persen. Dimana, mayoritas pekerja perempuan bergerak di sembilan sektor yaitu, industri rokok, tekstil, pakian, sepatu, kimia, elektronik, sektor pendidikan dan wiraswasta.

Adapun beberapa instansi yang juga mendapat yang Penghargaan GP2SP diantaranya, Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, PT.Nikomas Gemilang Divisi Nike, PT. Victory Chingluh Indonesia, PT. Indofood Fortuna Makmur, PT. Panca Prima Eka Brothers dan EDS Manufactoring Indonesia. (ADV)

Artikulli paraprakSMK N 1 Pulo Ampel Siap Cetak Tenaga Kerja Kebutuhan Industri Sekitar
Artikulli tjetërSimulasi Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan dilakukan di Cilegon, Ini Pesan Wali Kota

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini